IMPLEMENTASI PENDANAAN AKAD MUSYARAKAH MELALUI FINTECH SYARIAH (STUDI KASUS PT AMMANA FINTECH SYARIAH)

  • Putri Nurhayati Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIM NU) Metro Lampung
  • Ani Mardiantari
  • Dedi Setiawan
Keywords: Fatwa DSN MUI, Fintech Syariah, Otoritas Jasa Keuangan

Abstract

Financial technology berbasis Syariah di Indonesia berkembang cukup pesat yang mana kemudian diberlakukannya peraturan otoritas jasa keuangan dan dewan Syariah nasional majelis ulama Indonesia sebagai Lembaga yang bertugas mengembangkan pernerapan nilai-nilai Syariah dalam kegiatan ekonomi pada umumnya dan keuangan pada khususnya. Dengan adanya financial technology tersebut apakah telah sesuai dengan syarat dan ketentuan badan hukum Syariah dan badan hukum negara yang berlaku di Indonesia?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi akad musyarakah pada financial technology di PT Ammana sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh fatwa dewan Syariah nasional MUI serta peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia. Data diperoleh dari data sekunder yang terdiri dari dokumen, buku, catatan dan data sekunder lainnya dalam penelitian. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian studi empiris dengan pendekatan kualitatif yang dianalisi berdasarkan fatwa dewan Syariah nasional MUI dan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menerangkan bahwa PT Ammana fintech Syariah dalam implementasi akad perjanjian yang telah dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan fatwa dewan Syariah nasional MUI dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Published
2021-01-20
How to Cite
Nurhayati, P., Mardiantari, A., & Setiawan, D. (2021). IMPLEMENTASI PENDANAAN AKAD MUSYARAKAH MELALUI FINTECH SYARIAH (STUDI KASUS PT AMMANA FINTECH SYARIAH). KHOZANA: Journal of Islamic Economic and Banking, 4(1), 85 - 97. Retrieved from http://journal.stebisdarussalamoki.ac.id/index.php/khozana/article/view/71
Section
Articles